Tips Mempersiapkan Sarjana Muda Memasuki Dunia Kerja

Saat ini angka pengangguran sudah sangat tinggi. Setiap kampus menamatkan ratusan sarjana setiap periode, sedangkan penambahan lapangan pekerjaan tidak sebanding. Bagaimana pula nanti ketika pasar bebas telah masuk Indonesia? Misalnya, jika ada orang India dan Indonesia yang sama hebatnya, namun orang India menguasai bahasa Inggris dengan baik, mana yang akan dipilih perusahaan? Sudah siapkah sumber daya manusia (SDM) kita? Lalu apa yang harus dilakukan para sarjana muda (atau mahasiswa) kita saat ini? Berikut ini, iniopiniku.com akan berbagi tips untuk Anda, agar dapat dijadikan referensi para sarjana muda (atau mahasiswa) dalam menghadapi dunia kerja nanti:

1. Pertama: Interpersonal Skill. Mahasiswa perlu memiliki interpersonal skil yang baik. Cara untuk mempunyai interpersonal skill yang baik adalah dengan bergaul dengan lebih banyak orang dari berbagai lapisan masyarakat. Jika mahasiswa hanya bergaul dengan teman-teman mahasiswa saja, maka tentu cara berpikir dan apa yang mereka tahu hanya seputar kampus saja. Tetapi jika sejak dari banku kuliah mereka sudah terbiasa bergaul dengan orang-orang di luar kampus, seperti bergaul dengan orang sales, marketing, manager, atau bahkan para pemuka masyarakat di lingkungannya (biasanya mereka mantan pejabat di instansinya masing-masing), maka tentunya mereka akan menjadi kaya wawasan. Dengan begitu mereka sudah mempunyai gambaran tentang dunia kerja yang sebenarnya serta mempersiapkan diri untuk terjun ke arena tersebut.

2. Kedua: Communication Skill. Mahasiswa perlu memiliki communication skill yang baik. Ingatlah bahwa dalam dunia ini, baik pekerjaan, perceraian rumah tangga, masalah antara atasan dan bawahan, perselisihan antara supplier dan buyer biasanya karena masalah communication break down. Selain kemampuan penguasaan bahasa asing, komunikasi bukan hanya masalah cara berbicara saja, tetapi lebih dari itu. Komunikasi melibatkan banyak hal, baik verbal maupun non verbal. Meyakinkan orang lain bukanlah hal yang mudah. Anda perlu memiliki communication skill yang baik.

3. Ketiga: Leadership Skill. Mahasiswa perlu memiliki leadership skill yang baik, jika tidak demikian, maka para alumni hanya siap menjadi pekerja saja namun tidak secara otomatis bisa memimpin orang lain. Ingatlah bahwa leadership itu bukan masalah perintah-memerintah orang, tetapi banyak faktor yang ada dalam leadership skill, misalnya ketegasan, keteladanan, kematangan emosi, berempati dan sebagainya, dan hal itu harus dikembangkan secara perlahan-lahan.

Anda Ingin Berlangganan Free-Artikel Dari iniopiniku.com?
Daftarkan e-mail Anda di bawah ini dan pastikan verifikasi melalui email Anda:

Delivered by FeedBurner


04. November 2012 by admin
Categories: Opini Karir, Tips | Tags: , , | Leave a comment

Leave a Reply

Required fields are marked *

*